Site Overlay

KTI RUPTUR PERINEUM PDF

VISI FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN MENGGUNAKAN TERJADINYA RUPTUR PERINEUM DI DALAM PERSALINAN TERATUR. Bersama Mahasiswa, menyepakatitujuan dan proses praktik, bahu dengan sangga susur untuk menghindarkan ruptur perineum. 2. Ameer Lapesu studies Social Sciences, Business, and International Relations.

Author: Kazralrajas Akinokora
Country: Turkmenistan
Language: English (Spanish)
Genre: Personal Growth
Published (Last): 6 September 2007
Pages: 136
PDF File Size: 12.63 Mb
ePub File Size: 11.60 Mb
ISBN: 909-7-46440-465-2
Downloads: 13946
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Nidal

Published on Oct View Download 0. Proses yang dilakukan dalam Coaching ada 3 tahap yaitu: Perkenalan Salam kepada Mahasiswa2. Menanyakan pada Mahasiswa langkah mana yang ingin dilatih secara khusus dalam praktek PPC yang akan dikerjakannya4. Review langkah-langkah di dalam penuntun belajar PPC yang dianggap sulit oleh Mahasiswa, yang akan dipraktekkannya. Bersama Mahasiswa, menyepakati tujuan dan proses praktik, ketentuan yang harus disepakati bersama.

Menyepakati target kompetensi yang akan dicapai dalam praktik6. Menentukan tujuan spesifik yang akan dicapai pada praktek Metode1. Melakukan pengamatan saat Mahasiswa berlatih PPC2. Memberikan dorongan positif dan saran-saran perbaikan saat Mahasiswa melakukan PPC3.

Mencatat kinerja Mahasiswa dalam penuntun belajar selama pengamatan5. Memperhatikan keberadaan klien Pos partum saat memberi umpan balik kepada Mahasiswa6.

Memberi komentar perbaikan hanya pada saat kenyamanan dan keamanan klien dipertaruhkanMetode: Memberi salam kepada Mahasiswa2. Menanyakan kepada Mahasiswa tentang praktek PPC yang baru saja dilakukan3.

Lesson Plan Ppc,Inc, Anc

Meminta Mahasiswa menyebutkan langkah-langkah PPC yang telah dilakukan dengan baik4. Meminta Mahasiswa menyebutkan langkah-langkah PPC yang telah dilakukan dengan lebih baik5. Merujuk kembali dengan penuntun belajar PPC6.

Memberi saran spesifik perbaikan7. Memberi umpan balik positif untuk langkah-langkah yang telah dikerjakan dengan baik oleh Mahasiswa8. Awalnya mahasiswa tampak gugup dan ragu-ragu Menjelaskan tujuan coaching, mahasiswa tampak tenang dan mengungkapkan bersedia untuk dibimbing. Menanyakan ketrampilan apa yang diinginkan dalam bimbingan praktek PPC.

Mahasiswa minta dibimbing dalam mengidentifikasi involusi rahim dan memeriksa luka jahitan perineum. Bersama Mahasiswa menentukan tujuan spesifik yang akan di capai pada PPC: Mampu melakukan pemeriksaan ruptue dan memeriksa luka jahitan perineum termasuk perineuj pengeluaran lochea.

Beberapa langkah masih memerlukan bimbingan yaitu: Memberi masukan dan saran secara langsung untuk perasat yang masih ragu-ragu seperti pada saat mengkaji involusi, menentukan involusi, melihat luka jahitan perineum3. Sesudah PraktekMenanyakan perasaan Mahasiswa saat dibimbing: Mahasiswa peeineum seolah-diuji, merasa gugup namun berusaha untuk perineim dengan sistematisMemberi umpan balik, mendiskusikan tentang praktek yang telah dilakukan: Melaporkan hasil PPC kepada Bidan jaga untuk follow up potensial perdarahan post partum.

Ruptut kepada Mahasiswa untuk memantau perdarahan, TTV secara intensif dan segera melaporkan pada koordinator ruangan jika terjadi kondisi yang memburuk2.

  FROST FAIR ERASTES PDF

Faktor pendukung dan penghambat dalam Coaching 1. Pembimbing Ibu Siti Eprineum sangat membantu dalam kegiatan coaching Mahasiswa Kooperatif dalam kegiatan coaching Klien yang dipakai untuk coaching kooperatif Suasana tempat coaching nyaman2.

Faktor Penghambat Peralatan terbatas sementara praktikan ada 5 orang sehingga menunngu alat selesai digunakan Mahasiswa yang praktik pagi di ruang PPC hanya 2 orang, alternatif yang dilakukan mencari Mahasiswa ayng sedang praktik di UGD3. Rekomendasi Untuk Peralatan coaching hendaknya dapat disiapkan sesuai jumlah mahasiswa yang mengikuti praktik coaching Untuk Mahasiswa yang akan dilakukan coaching hendaknya disiapkan sesuai jumlah praktikan sehingga dapat mempersiapkan diri dalam kegiatan coachingLampiran: Meminta Mahasiswa untuk membahas ulang praktek ANC yang telah dilakukan.

Menanyakan pada Mahasiswa langkah mana yang ingin dilatih secara khusus dalam praktek ANC yang akan dikerjakannya4. Review langkah-langkah di dalam penuntun belajar ANC yang dianggap sulit oleh Mahasiswa, yang akan dipraktekkannya. Rupttur target kompetensi yang akan dicapai dalam praktik ANC6.

Melakukan pengamatan saat Mahasiswa melakukan praktik ANC2. Memberikan dorongan positif dan saran-saran perbaikan saat Ruptud melakukan praktik ANC3. Memperhatikan keberadaan klien saat memberi umpan balik kepada Mahasiswa6. Memberi salam kepada Mahasiswa3.

Menanyakan kepada Mahasiswa tentang praktek ANC yang baru saja dilakukan4. Meminta Mahasiswa menyebutkan langkah-langkah ANC yang telah dilakukan dengan baik5. Meminta Mahasiswa menyebutkan langkah-langkah ANC yang telah dilakukan dengan lebih baik6. Merujuk kembali dengan penuntun belajar ANC7. Memberi saran spesifik perbaikan8. Memberi umpan balik positif untuk langkah-langkah yang telah dikerjakan dengan baik oleh Mahasiswa9. Rupttur minta dibimbing dalam mengidentifikasi usia kehamilan dan palpasi menurut LeopoldBersama Mahasiswa menentukan tujuan spesifik yang akan di capai pada ANC yaitu: Mahasiswa mengatakan sudah bisa meskipun masih belum terbiasa untuk menentukan bagian-bagian janin saat melakukan palpasio leopold II.

Pwrineum temuan yang diperoleh: Rupptur mengeluh sakit pinggang, cemas saat riptur disekitar perut terdapat guratan striae gravidarmMemberi umpan balik, mendiskusikan tentang praktek yang telah dilakukan: Melaporkan hasil pemeriksaan kepada Bidan jaga untuk follow keluhan nyeri pada pinggang. Pasien dikonsulkan kepada dokter umum yang jaga 2.

Pembimbing Ibu Siti Nuryati sangat membantu dalam kegiatan coaching Mahasiswa Kooperatif dalam kegiatan coaching Klien dan keluarga Suami yang dipakai untuk coaching kooperatif Suasana tempat coaching nyaman2. Faktor Penghambat Ruangan yang dipakai untuk coaching ANC hanya 1 tempat sementara yang praktik coaching ada 4 orang sehingga menunggu ruangan yang kosong.

Akhirnya memakai poliklinik Karyawan3. Buku asuhan persalinan Normal, Menanyakan pada Mahasiswa langkah mana yang ingin dilatih secara khusus dalam praktek APN yang akan dikerjakannya4.

Review langkah-langkah di dalam penuntun belajar APN yang dianggap sulit oleh Mahasiswa, yang akan dipraktekkannya. Melakukan pengamatan saat Mahasiswa melakukan ketrampilan APN2. Memberikan dorongan positif dan saran-saran perbaikan saat Mahasiswa melakukan langkah-langkah APN3. Phantoom Ibu hamilPasca klinik10 Menit1. Memberi salam kepada Mahasiswa4. Menanyakan kepada Mahasiswa perneum praktek APN yang baru saja dilakukan5. Meminta Mahasiswa menyebutkan langkah-langkah APN yang telah dilakukan dengan baik6.

  DIWAN ABDELAZIZ EL MAGHRAOUI PDF

Meminta Mahasiswa menyebutkan langkah-langkah APNyang telah dilakukan dengan lebih baik7.

KTI Efektifitas Pemijatan Perineum Terhadap Ruptur Perineum di Klinik Bersalin XXXXXXX dan XXXXX

Merujuk kembali dengan penuntun belajar APN8. Memberi saran spesifik perbaikan9.

Memberi umpan balik positif perineim langkah-langkah yang telah dikerjakan dengan baik oleh Mahasiswa Mahasiswa mampu melakukan Asuhan Persalinan Nornal dengan sistematis ktl benar sesuai dengan penuntun belajar A. Mahasiswa tampak siap untuk dilakukan coaching Menjelaskan tujuan coaching, mahasiswa tampak tenang dan mengungkapkan bersedia untuk dibimbing meskipun dalam praktek pertolongan persalinan sudah mendapatkan partus 24 orang tetapi masih merasa membutuhkan bimbingan untuk review ketrampilanMenanyakan ketrampilan apa yang diinginkan dalam ruphur praktekAPN.

Mahasiswa minta dibimbing dalam teknik mengeluarkan bahu bayi dengan teknik sangga susur dan memeriksa luka jahitan perineum.

Bersama Mahasiswa menentukan tujuan spesifik yang akan di capai padaAPN: Memberi suport dan saran saat mahasiswa melakukan langkah-langkah APNMengobservasi kegiatan Mahasiswa melakukanAPN dengan menggunakan daftar tilik Memberi masukan dan saran secara langsung untuk perasat yang masih ragu-ragu seperti pada saat mengeluarkan bahu janin dengan teknik sangga susur3. Mahasiswa mengatakansudah berusaha melaksanakan dengan baik namum mengakui ada beberapa langkah yang masih ragu seperti teknik mengeluarkan bahu janin dengan sangga susur, tindakan katetarisasi ayng dilakukan setelah memeriksa perineum dan placenta sudah lahir.

Seharusnya pada kala III dilakukan pengecekan kandung kemih dan dilakukan kateterisasi jika kandung kemih penuh. Memberi umpan balik, mendiskusikan tentang praktek yang telah dilakukan: Meskipun mahasiswa sudah melakukan pertolongan persalinan masih perlu melakukan latihan dengan phantom untuk mereview ketrampilan yang masih ragu-ragu2. Sehingga kurang memberikan gambaran secara utuh dalam melaksanakan cioaching pada suasana nyata.

RekomendasiUntuk mendapatkan gambaran coaching yang utuh sebaiknya pada saat praktik klinik dapat dilakukan coaching secara paralel sambil praktik klinik. Anc Health Plan Documents. The anti-apartheid heroes – viewLesson plan 2: PCE Lesson Plan Motion, ANC Students observe objects moving at a constant speed and Lesson Plan Skullduggery, Inc PPC purposal a complete emerging plan Education.

My lesson plan lesson plan Education. Lesson Plan- sample lesson plan Documents.